Sunday, October 10, 2010

Cara Kerja Alternator

Prinsip dasar Alternator pada kendaraan

perhatikan gambar di bawah ini :














penjelasan :
Kunci kontak dialiri arus listrik (+) pada saat posisi ON 

Lampu indikator menyala menandakan adanya arus dari battery (aki) ke alternator (saat ini alternator bersifat sebagai groound karena belum bekerja mensuply arus listrik ke accu)

Pada saat mesin dihidupkan, maka alternator akan berkerja untuk menggantikan fungsi aki – lampu indikator mati karena sekarang alternator bekerja dan menghasilkan arus listrik.

Perhatikan lampu CHG untuk mengetahui apakah alternator bekerja atau tidak. Bila lampu CHG menyala 

pada saat mesin hidup berarti alternator tidak bekerja.. segera periksa kerusakan ini, karena bila tidak mobil dapat mogok dijalan karena kehabisan setrum.

Cara Merangkai Klakson

klakson berfungsi sebagai alat komunikasi antar pengendara kendaraan bermotor.
Rangkaian klakson dapat dilihat pada gambar berikut:






















keterangan :
A/85 dihubungkan ke massa
B/86 dihubungkan ke saklar klakson

Friday, October 8, 2010

Menganalisa Kerusakan Aternator Mobil

Akibat kerusakan alternator terlihat pada fungsi baterai (aki) dalam menyediakan energi listrik. Kerusakan yang terjadi pada alternator biasanya tidak langsung terlihat. Namun akibatnya justru akan terlihat pada fungsi baterai (aki) dalam menyediakan energi listrik bagi sistem kelistrikan mobil. Karena fungsi alternator untuk menghasilkan energi listrik dari putaran mesin. Berikut ini analisa kemungkinan kerusakan yang bisa terjadi pada alternator.

1.Baterai (aki) tidak terisi tapi mesin bisa distarter
• Belt alternator kendor atau sudah aus. Belt harus dikencangkan atau malah harus diganti.
• Kabel alternator terkelupas atau putus. Periksa rute kabel kemudian isolasi kabel yang terkelupas. Jika rusak ganti kabel baru.
• Alternator rusak sehingga sudah saatnya diganti.
• Regulator tegangan rusak


2. Alternator berisik

• Belt alternator kendor atau aus sehingga perlu dikencangkan atau malah harus diganti.
• Flens puli alternator bengkok sehingga harus ganti puli yang baru.
• Bearing alternator sudah aus atau bagian lain alternator ada yang rusak sehingga harus diganti
• Dudukan alternator kendor sehingga baut dudukannya harus dikencangkan.


3. Lampu atau sekring sering putus.

• Sistem perkabelan ada yang rusak. Periksa hubungan kabel-kabel jika ada yang terkelupas segera ditutup atau diganti.
• Alternator rusak sehingga harus diganti
• Periksalah baterai (aki) , jika rusak harus diganti.

Tuesday, October 5, 2010

Sistem Pengisian Pada Mobil

Baterai dengan kapasitas tertentu, tidak memungkinkan dipakai secara terus-menerus mensuplai kebutuhan listrik pada mesin atau komponen lainnya pada mobil.
Oleh karena itu, pada mobil dibutuhkan suatu sistem yang dapat mengisi baterai kembali sekaligus sebagai sumber listrik yang mensuplai listrik langsung ke komponen yang membutuhkan pada saat mesin dihidupkan. Sistem ini disebut sistem pengisian.

Komporen—komponen utama sistem pengisian terdiri baterai,alternator,kunci kontak dan regulator, seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini :

















1. Alternator

Alternator berfungsi untuk menghasilkan arus bolak-balik.alternator memsuplai kebutuhan listrik pada mobil sewaktu mesin hidup. Tetapi apabila jumlah pemakaian listrik lebih besar daripada yang dihasilkan alternator, maka baterai lkut memikul beban kelistrikan tersebut.















memperlihatkan konstruksi alternator,Alternator digerakkan oleh poros engkol melalui tali kipas Dengan berputamya puli alternator, maka rotornya akan berputar menghasilkan arus listrik bolak-balik pada stator. Arus listrik bolak-balik ini kemudian diubah menjadi arus searah oleh rangkaian dioda.


Bagian bagian alternator
a. PuIi
Puli berfungsi untuk menerima tenaga mekanis dari mesin untuk memutarkan rotor

b. Kipas
Kipas berfungsi mendinginkan ramgkaian dioda dan kumparan kumparan pada alternator.

c. Rotor
Didalam alternator, rotor merupakan bagian yang bergerak (berputar) .Rotor berfungsi untuk membangkitkan medan magnet . Kuku-kuku pada rotor berfungsi sebagai kutub-kutub magnet dan dua slip ring berfungsi sebagai perantara penyaluran listrik ke kumparan rotor. Perhatikan gambar di bawah ini :












d. Stator













Stator berfungsi untuk membangkitkan arus listrik bolak-balik.
Stator terdiri dari : Stator Coil dan Stator Core

e. End frame

End frame berfungsi untuk pemegang bagian-bagian Alternator.
Pada end frame terdapat lubang-lubang ventilasi untuk tempat mangalirnya udara pendingin.


f. Rectifier

Rectifier berfungsi mengubah arus bolak-balik (AC) yang dihasilkan menjadi arus searah (DC).
Rectifier terdiri dari 3 dioda positif, 3 dioda negatif dan dioda holder.
dioda holder berfungsi untuk meradiasikan panas dan mencegah dioda panas

g. Regulator

Regulator berfungsi mengatur besar arus listrik yang masuk ke dalam kumparan rotor, sehingga tegangan yang dihasilkan oleh alternator tetap (konstan) sesuai dengan harga yang telah ditentukan, walaupun putaran mesin yang menggerakkan berubah-ubah. Di samping itu regulator juga berfungsi pengisian pada baterai apabila baterai telah penuh dan alternator sudah dapat menyuplai arus listrik sendiri ke bagian yang memerlukan arus listrik.


Sistem Pengapian Konvensional Pada Mobil

Sistem pengapian pada mesin bensin berfungsi membakar campuran udara dan bensin di ruang bakar pada akhir langkah kompresi,sehingga dihasiikan daya mekanik akibat pembakaran tersebut.



memperlihatkan konstruksi sistem pengapian yang menggunakan baterai sebagai sumber listriknya, maka disebut sebagai sistem pengapian baterai
Bagian – Bagian Sistem Pengapian

Baterai (Battery)
Kegunaan : Sebagai penyedia atau sumber arus listrik

Kunci kontak (Ignition Switch)
Kegunaan : Menghubungkan dan memutuskan arus listrik dari baterai ke sirkuit primer

Koil (Ignition Coil)
Kegunaan :Mentransformasikan tegangan baterai menjadi tegangan tinggi ( 5000 – 25.000 Volt )

Kontak pemutus
Kegunaan : Menguhubungkan dan memutuskan arus primer agar terjadi induksi tegangan tinggi pada sirkuit sekunder sistem pengapian

Kondensator
Kegunaan : Mencegah loncatan bunga api diantara celah kontak pemutus pada saat kontak mulai membuka dan Mempercepat pemutusan arus primer sehingga tegangan induksi yang timbul pada sirkuit sekunder tinggi

Distributor
Kegunaan : Membagi dan menyalurkan arus tegangan tinggi ke setiap busi sesuai dengan urutan pengapian

Busi (spark plug)
Kegunaan : Meloncatkan bunga api listrik diantara kedua elektroda busi di dalam ruang bakar, sehingga pembakaran dapat dimulai.Percikan bunga api ini diperoleh dari tegangan tinggi yang dihasilkan ignition coil.

Kabel Tegangan Tinggi (High-Tension Cords)
kegunaan : Menghantar tegangan tinggi dari kumparan sekunder ke Busi

Sunday, September 26, 2010

The 2011 Toyota Compact FR Sports Information



7Tune revealed new details regarding the future sports car developed in cooperation by Toyota and Subaru. And we will start with a bad new regarding the sports car set to be released in 2011, where will be no WRX or STi versions. A good news though: there might be a convertible version.

The sports car will be based on a 100mm shorter Subaru Legacy platform and will be powered by a 2.0L four cylinder boxer engine from the Impreza with a power output of 190 hp. A 6-speed gearbox will be offered initially with an automatic transmission being offered later. Weight is expected to be around 1200kg.

Friday, September 24, 2010

Inilah Peraturan Baru MotoGP


  Arien Prihayuti Purmarai - Okezone

Foto: MotoGP (Daylife)
ARAGON – Setelah mengadakan pertemuan di Aragon, komisi Grand Prix akhirnya setuju menetapkan beberapa peraturan baru untuk MotoGP. Perubahan regulasi itu terkait batasan tekanan bahan bakar untuk musim depan dan juga tambahan sesi latihan di Estroil dan Valencia musim ini. Berikut pernyataan resmi yang dikeluarkan komisi Grandprix seperti dilansir Crash.net, Jumat (24/9/2010) : 
Perubahan regulasi seputar batasan tekanan bahan bakar untuk kelas MotoGP:



1. Diwajibkan untuk menggunakan regulator tekanan bahan bakar resmi yang disetujui, sesuai ditentukan oleh Direktur Teknisi. Regulator resmi harus dipasangkan dengan downstream pompa bahan bakar sehingga tekanan bahan bakar maksimum untuk injektor tidak lebih dari 10 bar. 
Manufaktur resmi regulator boleh memasok regulator dengan setting tekanan rendah dan/atau flow rate lebih tinggi, sebagaimana permintaan tim MotoGP, selama tidak mencapai 10 bar di 50 liter/jam. 

2. Tambahan regulator boleh digunakan bersama dengan regulator resmi untuk mengurangi serta mengatur tekanan bahan bakar. Namun, tidak diperbolehkan untuk menggunakan alat maupun strategi yang bisa meningkatkan tekanan bahan bakar pada injektor di atas 10 bar. 

3. Tekanan regulator yang disetujui akan disegel, ditandai dan disertifikasi oleh manufaktur regulator, serta diperiksa dan/atau dihapuskan untuk pengujian setiap saat oleh Direktur teknisi. 

4. Tim harus memberikan diagram skematik sistem bahan bakar termasuk lokasi tekanan regulator bahan bakar ketika diminta oleh Direktur teknisi. 

5. Dalam pengukuran tekanan bahan bakar serta flow rate yang dihasilkan regulator, batas toleransi yang ditentukan manufaktur regulator resmi yang akan diperhitungkan. 
 
Perubahan jadwal pada Seri Portugal & Valencia musim 2010: 
GP Portugal: 

Jumat , 29 Oktober 2010
09:05-09:45 125cc Free Practice 1 
10:05-10:50 MotoGP Free Practice 1 
11:10-11:50 Moto2 Free Practice 1 
13:05-13:45 125cc Free Practice 2 
14:05-14:50 MotoGP Free Practice 2 
15:10-15:50 Moto2 Free Practice 2 
Sabtu, 30 Oktober 2010
09:05-09:45 125cc Free Practice 3 
10:05-10:50 MotoGP Free Practice 3 
11:10-11:50 Moto2 Free Practice 3 
13:05-13:45 125cc kualifikasi Practice 
14:05-14:50 MotoGP kualifikasi Practice 
15:10-15:55 Moto2 kualifikasi Practice
Minggu , 31 Otober 2010
09:00-09:20 Moto2 Warm Up 
09:30-09:50 MotoGP Warm Up 
10:00 10:20 125cc Warm Up 
11:15 Moto2 Race (26 laps) 
13:00 MotoGP Race (28 laps) 
14:30 125cc Race (23 laps)
GP Valencia :
Jumat , 5 November 2010
09:05-09:45 125cc Free Practice 1 
10:05-10:50 MotoGP Free Practice 1 
11:10-11:50 Moto2 Free Practice 1 
13:05-13:45 125cc Free Practice 2 
14:05-14:50 MotoGP Free Practice 2 
15:10-15:50 Moto2 Free Practice 2 
Sabtu , 6 November 2010
 09:05-09:45 125cc Free Practice 3 
10:05-10:50 MotoGP Free Practice 3 
11:10-11:50 Moto2 Free Practice 3 
13:05-13:45 125cc kualifikasi Practice 
14:05-14:50 MotoGP kualifikasi Practice 
15:10-15:55 Moto2 kualifikasi Practice
Minggu, 7 November 2010
08:40-09:00 125cc Warm Up 
09:10-09:30 Moto2 Warm Up 
09:40 10:00 MotoGP Warm Up 
11:00 125cc Race (24 laps) 12:15 Moto2 Race (27 laps) 
14:00 MotoGP Race (30 laps)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...